Beranda Politik Pemerintahan Terbuka, Pembangunan Infrastuktur & Pemberantasan Narkoba, Muhri Fauzi Siap Pimpin Binjai

Pemerintahan Terbuka, Pembangunan Infrastuktur & Pemberantasan Narkoba, Muhri Fauzi Siap Pimpin Binjai

519
0
BERBAGI

Medan – Anggota DPRD Sumatra Utara dari Partai Demokrat, Muhri Fauzi Hafiz (39), menyatakan akan maju dalam pertarungan memperebutkan jabatan Wali Kota Binjai periode 2020-2025 pada Pilkada Serentak 2020. Pemerintahan Terbuka, Pembangunan Infrastuktur dan Pemberantasan Narkoba jadi permasalahan utama yang akan diselesaikan Muhri Fauzi Hafiz.

Bila ikut bertarung, dia meyakini kans untuk menang cukup besar. Sebab Wali Kota saat ini, yakni Idaham, selama dua periode diusung partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu. “Karena kepemimpinan Idaham selama dua periode, Partai Demokrat berpeluang besar menenangkan Pilkada mendatang,” ujar Muhri yang juga Ketua Komisi A DPRD Sumut menjawab wartawan, di Medan, Rabu (29/6/2019).

Terangnya, Demokrat belum menggelar persiapan apapun jelang Pilkada 2020 mendatang. Termasuk pembicaraan koalisi dengan partai politik lainnya, mengingat Demokrat hanya akan memiliki tiga kursi di DPRD Kota Binjai pada periode mendatang. Dibutuhkan minimal 5 kursi agar bisa mengusung calon tanpa harus bergabung dengan partai lain.

Yang pasti, ungkap Muhri yang saat ini sedang menyelesaikan studi doktor dari Universitas Islam Negeri Sumut, Demokrat akan mengutamakan kader untuk diusung. Sejauh ini selain dirinya terdapat kader lainnya yang juga berpeluang maju.

Soal kompetensi, popularitas serta modal dukungan dari berbagai pihak, dia mengaku sudah memiliki. Setidaknya tim sukses yang dibentuknya pada Pileg 2019 berikut warga yang mencoblos merupakan modal awal.

Namun demikian, Muhri bakal mendapat saingan berat. Pasalnya, Timbas Tarigan, Wakil Wali Kota Binjai 2 periode akan maju nyalon walikota. Bekas kader PKS tersebut mengaku sudah berkomunikasi dengan partai politik sebagai kendaraannya maju di Pilkada Binjai.

“Yang pasti bukan dari PKS (partai pengusung), karena teman-teman PKS Binjai mau memajukan kader sendiri,” ujarnya.

Timbas sudah keluar dari PKS dan bergabung serta menjadi Ketua Ormas GARBI Sumut. Organisasi tersebut didirikan mantan Presiden PKS, Anis Matta. Orang-orang yang bergabung dan jadi pengurus di Ormas tersebut pada umumnya adalah para mantan kader PKS.

Partai Gerindra salah satu yang memberikan peluang mengusung Timbas Tarigan calon Wali Kota Binjai. “Sejauh ini ada 3 nama yang kita lihat berpeluang diusung, pertama Timbas Tarigan, Agus Suprayitno (Ketua DPC Gerindra Binjai) dan Ajie Karim (anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra dapil Binjai-Langkat),” ujar Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso, di Medan, Rabu (19/6/2019).

Sugiat juga memuji sosok Timbas Tarigan yang memiliki kemampuan dan kapasitas untuk menjadi kepala daerah. Apalagi, selama menjabat wakil wali kota praktis tidak ada catatan buruknya.

“Keputusan akhir tetap ada di Ketua Dewan Pembina. Tapi, yang di daerah sedang melakukan upaya penjaringan dan komunikasi politik baik dengan calon/kandidat ataupun partai politik guna membangun koalisi,” tuturnya.

LEAVE A REPLY